SERING
memposisikan dirinya sebagai
korban dari idealismenya sendiri
yg layak dimengerti, diakui, diterima
dan banyak ingin dipatuhi
manusia,
tak pernah bisa lepas dari egonya.
this is where i tell my tale. is truly based on lies. so true, that almost is real
2 Comments:
hmm...
mestinya hanya butuh untuk berjalan
tak perlu untuk tiap saat
selalu mencoba dipahami...
kadang membiarkan hidup tetap
menjadi pertanyaan tak terjawab...
hmm itu tetap indah...
dan tak mengurangi maknanya...
masD :)
iya, ku percaya..
mungkin belum
mengerti betul..
apa lagi,
untuk memahami..
coba mulai aja
dari percaya, ihihi
percaya di nikmatnya
ketidak tahuan :D
mas blognya mana? ku mo baca..
salam untuk mbakV, dan dega tentunya!
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home