23.7.06

sudah. sudah. semua komosi sudah dilewati. dengan cepat. begitu cepat. sedikit, terlalu cepat. walau pun tidak juga begitu terlalu. tapi buat saya iya. saya butuh waktu. untuk meresapi. semoga lalu bisa matang. sampai damai. paling tidak, cukup. untuk diterima. segala apa perubahan. yang kemarin. yang hari ini. yang esok. saya butuh tenang. perlahan. nanti juga, saya akan lari. karena kaki ini biasa begitu. ingin bisa bebas dari belenggu, asingnya sebuah perubahan. saya toh ingin, berubah. saya perlu, berubah. saya berharap semua baik akhirnya, dalam masa.

kecuali satu. hati masih sulit berbelok. apa itu dari yang lalu. atau semata2 keyakinan diri atas sekarang, yang bisa jadi juga berarti esok. nyatanya saya rindu dia. bisa jadi saya hanya, bodoh cinta. bisa jadi dia juga seperti saya, butuh waktu. siapa yang tahu. saya sudah jengah mempertanyakan, meraba, menganalisa.. sayangnya, sebagaimana pun saya jengah atas dia; saya tetap rindu. jadi saya kuatkan hati, menelan ego dan cukup berbahagia mendengar kabarnya semata.
(sesungguhnya kasihku masih menyertainya, pantaslah aku merindu)

diluar itu perlahan rencana membuka sendiri jalannya.
ini
itu
anu
kinu
. . .
perlahan,
saya akan sampai juga!
entah apa tujuan itu nanti...

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home