3.12.06

mensturasi yang sangat melelahkan.
mengangkat ke permukaan
sisi amarah gue.
:
dimulai dari harapan yang
meski selama ini sangatlah rapuh,
kini buyar
.
lalu,
satu wajah yang ternyata
menyimpan beribu wajah didalamnya
yang pun,
penuh dengan amarah sendirinya.
hingga,
pertemanan yang menyita waktu
dan energi dan
lidah seperti kelu layu
tidak mampu bertolak
dengan kata 'tidak'.
kemudian,
keluarga yang tidak
bisa saya dampingi karena
saya disini dan mereka dimana.
maka saya ombang.
lebih mudah menyatakan
apa yang ada dalam fikiran
daripada
menghidupi yang nyata.
daripada itu saya ambing.
karena saya tidak musti seperti
saya yang kemarin.
saya ingin lebih realis.
lebih hidup.
lebih ramah.
lebih terbuka.
lebih tenang.
tuntutan jaman
atau
tuntutan lingkungan?
entah!
saya sekedar ingin lebih baik
dan bathin saya harus murka terlebih dulu.
ARGH!!
biarlah
...
..
.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home